December 10, 2022
Penerapan UltraViolet (UV) Terhadap Kualitas Air di PT Kelola Laut Nusantara

Penerapan UltraViolet (UV) Terhadap Kualitas Air di PT Kelola Laut Nusantara

Share to

Artikel by Rifky Agung K

Ultraviolet sterilizer (UV) adalah sebuah alat filter sterilisasi yang mampu mengeluarkan gelombang cahaya ultraviolet untuk mensterilkan air proses. Pengolahan air proses yang menggunakan UV ini dapat membunuh kuman dengan efektif hingga 99%.

Selain itu, Air kotor yang sudah melalui tahap penyaringan dan sudah menjadi air bersih sangat dianjurkan untuk melewati tahap sinar ultraviolet (UV) supaya menjadi air proses yang tidak mengandung bakteri. Pada PT Kelola Laut Nusantara, menggunakan UV brand Viqua dengan type VH410 sebanyak 2 unit. Selain itu menggunkan filter dengan brand hydrotek sebanyak 4 unit.

Mekanisme kerja UV pada PT Kelola Laut Nusantara

  • 1. Air dari PDAM masuk kedalam saringan filter untuk menyerap filtrat (pasir lumpur dll). 
  • 2. Setelah melewati saringan filter, baru kemudian air masuk kedalam UV. Didalam UV ini sendiri terdapat komponen heater yang harus dialiri air setiap dinyalakan. Karena apabila heater tidak dialiri air, maka akan menyebabkan heater menjadi rusak. 

Pada saat tahap air masuk kedalam, UV melepaskan poton yang akan diserap oleh DNA mikroorganisme pada air yang menyebabkan kerusakan DNA sehingga proses replikasi DNA akan terhambat. Pada keadaan ini, mikroorganisme akan mati secara perlahan karena tidak dapat mengatur metabolisme sel dan tidak dapat berkembang biak.

  • 3. Air yang sudah melewati UV akan mengalir ke dalam tandon dan selanjutnya akan mengalir menuju processing.

  • Proses Pembersihan UV

Proses menyalakan UV dilakukan pada saat pagi hari, tepatnya 4 jam sebelum penggunaan air untuk proses produksi dan UV dimatikan 1 jam setelah digunakan. Apabila proses menyalakan dan mematikan dilakukan berbarengan seketika, maka akan menyebabkan air yang melewati UV akan tidak efektif dan dapat merusak UV.

Proses pensanitasian UV sekaligus pensanitasian tandon dilakukan setiap 1 bulan sekali. Proses pensanitasian meliputi,

1 Mengkosongkan air dalam tandon dan menutup alirannya,

2. Membersihkan tandon air dengan menggunakan sabun tepol, dan menggosok seluruh bagian tandon,

3. Setelah itu, tandon dibilas dengan menggunakan klorin cair,

4. Menguras air sabun beserta klorin dan membilas dengan menggunakan air bersih,

5. Air klorin yang dikuras lalu dialirkan kedalam pipa filter dan didiamkan selama 2 menit untuk membersihkan pipa filter. Lalu kemudian dikeluarkan oleh pipa filter untuk kemudian dibuang.

6. Penggantian filter catridge dilakukan setiap 1 bulan sekali pada saat kuras tandon dan penggantian UV dilakukan setiap 1 tahun sekali tergantung penggunaan.

a. Penggantian Filter

b. Filter Kotor

c. Pengurasan Tandon

d. Hasil Kuras Tandon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *